Jumat, 05 Oktober 2012

Selamat Jalan Sahabatku



Di suatu siang pada bulan ramadhan, aku di kejutkan pada sebuah kabar dari seorang sahabat. Dia mengabarkan kalau sahabat kami meninggal dunia. Aku benar-benar tidak menyangka dan sangat terkejut. Satu bulan sebelumnya, aku pernah mendengar kabar bahwa dia berada di rumah sakit dan harus di operasi karena penyakit paru-paru basah yang di deritanya. Aku benar-benar tidak menyangka Allah memanggilnya begitu cepat.

Sedih sekali hati ini, kehilangan salah satu sahabat yang aku kenal semenjak di bangku kuliah. Kami berenam selalu bersama-sama, jalan bareng, berkumpul dan bercanda. Meskipun semenjak lulus, masing-masing mempunyai kesibukan yang membuat kami jarang berkumpul dan berkomunikasi lagi.

Dia adalah sosok yang sederhana dan apa adanya. Pembawaannya yang kalem, tidak mengurangi kecantikan dan kebaikan hatinya. Dia termasuk mahasiswa yang pintar di kelasku. Beberapa hari setelah kepergiannya, hatiku masih saja merasa sedih setiap kali mengingatnya. Siapapun mereka, orang yang dekat dengan kita, pasti akan membuat kita sedih dan merasa kehilangan ketika mereka pergi untuk selama-lamanya.

Kejadian ini semakin menyadarkanku, kalau kita tidak akan pernah tahu sisa umur kita di dunia ini. Semoga hal ini menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan lebih bijaksana dalam menjalani hidup ini.

Sahabatku Atini Angra, aku hanya bisa mendoakanmu dari sini. Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosamu, menerima semua amal soleh dan kebaikanmu selama ini dan memberikanmu tempat yang terbaik di sisi-Nya. Semoga kau tenang dan bahagia di sana. Selamat jalan sahabatku.

By. Shanty Wiryahaspati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar