Pada akhirnya saya memahami bahwa tidak bersyukur adalah penyebab terjadinya penyakit hati. rasa cemas, sedih, sakit hati dan lain-lain, semua itu ada karena kita tidak mensyukuri apa yang kita miliki dan apa yang kita alami. Banyak orang pasti pernah mengalaminya, di sadarinya atau tidak. Kondisi ini seringkali mengingatkan dan menyadarkan saya ketika perasaan negatif seperti rasa kecewa, sedih dan khawatir datang menghampiri. Hati kecil saya berkata dan seolah menasehati, “jangan bersedih, jangan kecewa apalagi sakit hati karena segala sesuatu sudah menjadi kehendak-Nya atau semua karena ulah dan kesalahan saya sendiri. kemudian saya mengerti bahwa lebih baik introspeksi diri dan coba pahami apa yang seharusnya di benahi.” Ketika kita sudah bisa memahami dan mengerti tentang apa yang terjadi pada diri kita maupun yang harus kita alami, akan terasa lebih mudah untuk kita dalam menyikapi sesuatu karena kita akan senantiasa mengembalikan semuanya kepada Yang Maha Berkehendak. Berusaha berpikir positif jika yang terjadi adalah kehendak-Nya dan itulah yang terbaik untuk kita.
Memahami dan menerima segala sesuatu yang terjadi sebagai tanda kasih sayang-Nya adalah salah satu bentuk syukur kita kepada Sang Maha Kuasa. Dengan selalu mensyukuri setiap nikmat yang kita dapatkan, Insha Allah ketenangan hati dan kebahagiaanlah yang akan datang menghampiri. Terkadang kita baru mensyukuri ketika sesuatu telah terjadi. Menyadari ketika musibah, cobaan dan ujian datang dalam kehidupan kita. Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang terkadang tidak kita sadari yang seharusnya kita syukuri. Cobalah untuk bisa lebih peka melihat kehidupan orang-orang di sekitar kita. Banyak dari mereka yang hidupnya serba kekurangan, seseorang yang terlahir berbeda namun istimewa (kekurangan fisik), kakek nenek yang sudah tua renta tapi harus tetap membanting tulang demi bisa bertahan hidup, anak kecil yang harus terbebani mencari uang agar bisa membantu orang tuanya dan menghapus impiannya untuk bisa bersekolah. Cobalah lihat lebih dekat lagi, jangan hanya terbuai oleh impian, keinginan dan ambisi semata, karena dunia ini bukanlah akhir dari kehidupan kita. Masih ada kehidupan yang abadi nanti. Jika kita hanya mencari kesenangan dan harta semata, yang akan terjadi nanti adalah kehancuran dan penderitaan.
Semoga mulai detik ini, kita bisa memulai untuk selalu mensyukuri apapun nikmat dan karunia yang Allah berikan kepada kita, dan senantiasa berpikir positif dengan apa yang terjadi dan yang kita alami, bahwa semua karena Allah sayang kita.
By. Shanty Wiryahaspati
izin share y kak
BalasHapusSilahkan, untuk share tolong di cantumkan linknya ya. Makasih
BalasHapus