Seperti
yang kita tahu, kehidupan ini adalah sebuah misteri yang tak ada seorangpun
yang benar-benar tahu apa yang akan di alaminya, apa maksud dari kejadian demi
kejadian yang terjadi dalam hidupnya atau mungkin bertanya-tanya akan seperti
apa kehidupan yang akan di jalaninya. Kita juga tahu sebuah kebenaran, bahwa
pertanyaan yang selalu ada dalam benak kita dan juga pikiran kita, ada
hubungannya dengan takdir. Kita tidak akan bisa menebak dan mengetahui dengan
pasti, seperti halnya takdir yang Allah tentukan tentang hidup, mati, rejeki
maupun jodoh kita. Itu semua akan tetap menjadi misteri.
Aku
meyakini, pertanyaan demi pertanyaan yang selalu muncul, tidak akan pernah
berakhir sampai seseorang itu meninggal. Entah itu pertanyaan yang terlontar
dari orang-orang di sekeliling kita, maupun pertanyaan yang muncul dari benak
dan pikiran kita sendiri. Kalian pasti setuju denganku tentang hal ini.
Sebenarnya
ada pertanyaan-pertanyaan dalam hidup yang bisa kita tahu jawabannya, dengan
pilihan dan tindakan kita sendiri. Biasanya itu berhubungan dengan nasib. Seperti
misalnya apa yang kita inginkan dalam hidup kita? Apa cita-cita kita? Apa
impian kita? Bagimana kita akan menjalani hidup kita, baik atau buruk, berarti
atau sia-sia? Aku rasa pertanyaan seperti itu, setiap manusia bisa menjawabnya,
jika dia mau mengambil keputusan (pilihan) dan bertindak (melakukan sesuatu /
berusaha). Semoga kalian juga setuju dengan pemikiranku yang satu ini.
Kemudian
aku berpikir lagi, ada pertanyaan yang sifatnya positif dan bisa mengubah hidup
dan nasib kita, jika di barengi dengan keputusan dan cara yang benar. Tapi, ada
juga pertanyaan yang justru sering membuat orang menjadi putus asa, depresi
atau mungkin sakit hati. Pertanyaan yang positif yaitu seperti yang aku uraikan
sebelumnya, dan pertanyaan yang negatif, banyak terjadi dalam kehidupan kita
yang berhubungan dengan perasaan juga kehidupan. Misalkan, dia adalah seseorang
yang Allah beri cobaan atau memang menakdirkannya menjadi manusia yang hidupnya
kekurangan (miskin). Dalam lubuk hatinya, dia bertanya kenapa nasibku buruk
seperti ini? Kenapa aku tidak di lahirkan seperti orang lain yang serba
berkecukupan? Pertanyaan ini bisa berdampak negatif jika dia hanya menyalahkan
keadaan atau bahkan menyalahkan Allah, diam saja tanpa melakukan apapun. Hal
ini lama kelamaan akan membuatnya depresi atau mungkin putus asa. Tapi,
pertanyaan yang terkesan negatif ini bisa menjadi positif jika dia berpikir
positif dan berusaha untuk mengubah nasib hidupnya menjadi lebih baik.
Contoh
lain dari pertanyaan yang bersifat negatif, ini berhubungan dengan kehidupan
pribadi atau perasaan. Ketika seseorang mengalami sebuah hubungan yang tidak
berjalan dengan baik, misalkan menyukai seseorang yang mana orang yang di
sukainya tidak memberikan jawaban atau tanda-tanda apakah dia menyukainya atau
tidak. Kemudian, ketika sesuatu terjadi yang mengakibatkan pasangan atau orang
yang dekat dengan anda tiba-tiba pergi meninggalkan anda tanpa adanya
penjelasan? Mungkin dalam benaknya akan bertanya-tanya, kenapa dia tidak bisa
memberikan kepastian, sehingga membuat hatinya bertanya-tanya, kenapa dia pergi
begitu saja tanpa memberikan penjelasan, apa sebenarnya yang dia inginkan? Dan
masih berderet lagi pertanyaan-pertanyaan muncul dalam benak dan pikirannya.
Intinya, jika kita tidak bisa mengontrol atau bahkan membuang pertanyaan yang
negatif itu, hati kita tidak akan pernah merasa tenang, akan selalu
bertanya-tanya. Pertanyaannya, sampai kapan?
Cara
terbaik untuk melepaskan semua pertanyaan yang menjadi beban, baik itu di dalam
hati maupun pikiran kita adalah dengan membuangnya dan berhenti menanyakannya.
Memang itu terdengar sulit untuk di lakukan, tapi itulah pilihan dan keputusan
yang terbaik. Pelan-pelan dan perlahan dalam melakukannya, sehingga tidak
memaksa diri kita untuk mengubah sesuatu secara drastis. Dan percayalah, di
saat kita mampu dan berhasil membuangnya, perasaan kita akan lebih tenang.
Kunci dari semua itu adalah pikiran yang positif dan hati yang positif
(berbesar hati / ikhlas).
Hikmah
dan pelajaran dari pemikiran tentang pertanyaan dalam hidup adalah, ada hal
yang bisa kita ubah dan kita jawab, ada juga pertanyan-pertanyaan yang
selamanya akan tetap menjadi misteri untuk kita. Ada pertanyaan yang bisa
mengubah hidup kita lebih baik, sebaliknya ada juga pertanyaan yang bisa
membuat kita terpuruk, kecewa dan putus asa. Semua tergantung pada kita, pada
pilihan dan keputusan kita. Yang pasti lakukanlah hal terbaik dalam hidup
kita,apapun pertanyaan yang ada dalam benak kita, buatlah agar bisa membuat
kita bisa mensyukuri hidup ini. Pertanyaannya, pilihan mana yang akan kita
ambil? That’s the question of life.
By. Shanty
Wiryahaspati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar