Kamis, 10 Januari 2013

Bestfriend I Ever Had


Dia adalah sahabatku. Dia termasuk salah satu sahabat yang paling dekat denganku. Kami bersahabat sudah hampir 10 tahun lebih, sampai pada akhirnya kami berdua memutuskan untuk menjalani kehidupan kami masing-masing. Dari awal perkenalan kami, dia orang yang sangat baik dan santun. Aku senang bisa bersahabat dengannya. Selain dia, masih ada 5 sahabat yang selalu kumpul bareng, tapi memang di antara semua, aku paling dekat dengan dia. Dan karena saking dekatnya, temen-teman sampai mengira kalau kami ada hubungan, padahal kami hanya bersahabat, dan dia pada saat itu sudah punya pasangan.

Terkadang aku merasa, karena sudah bersahabat cukup lama, kami berdua seperti memiliki “telepati”. Tidak hanya sekali, ketika aku sedang membutuhkan teman untuk bercerita atau sharing, di saat yang bersamaan dia menelponku. Dalam persahabatan kami, kata kuncinya adalah SALING, saling mengerti, saling mendengarkan dan masih banyak lagi. Pastinya banyak kenangan indah yang ada selama kami bersahabat.

Mungkin bisa di bilang, dulu aku baru merasakan punya sahabat yang bisa sangat mengerti aku. Kami saling berbagi ketika di antara kami sedang mempunyai masalah. Kami saling curhat, termasuk masalah dia dengan pasangannya, begitu juga aku dengan seseorang yang sedang aku sukai. Dia pendengar yang baik, pokoknya he’s a whole package as a bestfriend.

Sampai suatu saat aku kecewa karena sikap dan keputusan yang di ambilnya. Tapi aku menyadari, setiap orang mempunyai hak untuk melakukan dan memutuskan apa yang menjadi keinginannya. Walaupun kecewa dan sedih, tapi aku berusaha ikhlas dengan semuanya dan berpikir positif semua pasti ada hikmahnya. Semua yang terjadi benar-benar menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga untukku. Meskipun dia telah membuat aku kecewa dan sedih, tapi aku tetap merasa senang karena pernah bersahabat dengannya. Aku tetap menganggap dia adalah salah satu sahabat terbaik yang pernah aku punya. Sahabat yang paling dekat dan salah satu sahabat yang dengannya aku merasakan arti sahabat dan persahabatan yang sesungguhnya. Walaupun aku sedih karena kami sekarang menjalani hari-hari tanpa adanya lagi kebersamaan seperti dulu, tapi kenangan manis yang pernah terjadi dan kebaikan-kebaikannya dulu tidak akan pernah aku lupakan. Teman sejati adalah mereka yang tak pernah meninggalkan hatimu, sekalipun mereka pergi dalam kehidupanmu bahkan jika mereka mati, mereka tak pernah mati di dalam hatimu [Kata Bijak].

Aku hanya berharap dia bahagia sekarang dengan keluarga kecilnya dan senantiasa bahagia. Sob, makasih banyak untuk semua yang pernah kamu lakukan buat aku, makasih atas semua pengertian dan kebaikanmu selama ini, meskipun kamu telah mengecewakan aku dan membuat aku sedih, tapi kamu akan tetap menjadi salah satu sahabat terbaikku dan bagian dari kenangan manisku.

Teman bagaikan rangkaian bunga yang indah. Setiap bunga mempunyai aroma tersendiri. Kekecewaan terhadap persahabatan di masa lalu tidak harus membuat kita menuntut kesempurnaan, sedangkan kesempurnaan itu sendiri tidak dapat di temukan [Kata Bijak]

A song to remember our friendship is Remember Me This Way By Jordan Hill

By. Shanty Wiryahaspati

2 komentar:

  1. Balasan
    1. Iya, sahabat adalah salah satu kado dan anugerah terindah yang Allah berikan kepada setiap orang :) makasih ya buat komentarnya ^.^

      Hapus