Minggu, 06 November 2011

My Dream

Setiap orang pastinya mempunyai impian, entah itu berhubungan dengan cita-cita, hobi maupun kehidupan pribadinya. Selama kita yakin, berdoa dan berusaha keras untuk meraihnya, kita pasti akan bisa meraihnya. Seperti halnya aku, yang mempunyai impian untuk kehidupan baruku ketika mempunyai  keluarga kelak. Aku mempunyai impian mempunyai keluarga kecil yang islami, hangat, sederhana namun bersahaja, mempunyai suami yang terbaik yang Allah berikan, seseorang yang aku cintai dan mencintaiku. Aamiin. Akupun mempunyai impian mempunyai sebuah rumah untuk tempat kami tinggal nanti. Rumah untuk kami sekeluarga, tidak harus besar yang penting kehangatan di dalamnya, karena yang terpenting adalah mensyukuri pemberian yang telah Allah berikan. Banyak keluarga yang mempunyai rumah yang sangat mewah tapi “hampa” di dalamnya bahkan mereka jarang sekali menempati dan menikmati rumah mereka.

Rumah dengan design minimalis namun nyaman, itulah impianku. Dengan banyak hiasan kaligrafi di dalamnya, akan semakin melengkapi keindahan rumah itu. Akupun berharap bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk keluargaku kelak. Menjadi “guru pertama” untuk anak-anakku nanti, yang akan selalu mengajarkan tentang agama dan hal-hal yang baik, menerapkan kesederhanaan dan membimbingnya menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat baik untuk dirinya sendiri maupun orang banyak. Semoga semua itu bisa aku realisasikan nanti. Aamiin. Aku ingin menjadi istri yang selalu bisa membahagiakan suami dan bisa selalu mendampingi di saat suka dan duka. 

Ketika mempunyai keluarga kelak, aku ingin sekali membiasakan untuk selalu shalat berjama’ah bersama keluargaku terutama suamiku. Berusaha untuk bisa shalat berjama’ah di sepertiga malam, untuk mensyukuri dan berdoa semoga senantiasa di berikan kesehatan, rezeki , kebahagiaan dan keluarga yang sakinah mawaddah warrohmah. Aku ingin mencurahkan semua perhatian dan kasih sayangku kepada keluargaku, suami dan anak-anakku. Aku tidak ingin menghabiskan waktuku dengan sibuk bekerja sehingga mengabaikan kebutuhan keluargaku. Aku tidak ingin mereka kekurangan bahkan kehilangan kasih sayang hanya karena aku terlalu sibuk dengan kegiatanku. Pekerjaan akan menanti sementara anda memperlihatkan pelangi kepada anak anda, tetapi pelangi tak akan menanti sementara anda bekerja. . Ya Allah, semoga aku bisa merealisasikan semua impianku yang satu ini. Aamiin.

By. Shanty Wiryahaspati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar